Napak Tilas Jejak Sejarah Sunan Gunung Jati : Yayasan Sunan Gunung Jati Cirebon

WISATACIREBON.COM | Napak Tilas Jejak Sejarah Sunan Gunung Jati : Yayasan Sunan Gunung Jati Cirebon  – Guna memeriahkan Haul Sunan Gunung Jati sekaligus merayakan Kemenangan Armada Gabungan Cirebon – Demak – Banten dalam Palagan pengusiran Portugis dari Sunda Kelapa, pada tanggal 22 Juni 1527.

Kegiatan di mulai dari Komplek Makam Sunan Gunung Jati, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon dan Finish di Alun Alun Sang Kala Buwana Keraton KasepuhanKota Cirebon, Minggu (23/6/2024).

Disampaikan Ketua Panitia Napak Sejati 2024 Bambang Eko didampingi Sekretaris Panitia Budi Riyanto, menyampaikan bahwa kegiatan akan diikuti oleh elemen masyarakat baik dari unsur Pendidik (guru-red), para pelajar, Mahasiswa maupun komponen seni yang ada di Cirebon dan sekitarnya selain teman teman dari kelompok pecinta Alam, pengurus OKP dan lain lain, jelasnya.

Lanjut Bambang Eko, jalur yang dilalui setelah Start adalah melintas di Jalan Raya Sunan Gunung Jati (jalur Utama Indramayu – Kota Cirebon), lalu melintas di Jln Raya P Diponegoro, Jln Kapten Samadikun kawasan Pesisir, lanjut ke Jln Sisingamangaraja, ke Jln Benteng dan selanjutnya masuk ke Komplek Lapangan Kebumen yang merupakan kawasan Kota Tua.

Kemudian perjalanan dilanjukan menuju Jln Merdeka dan selesai di Keraton Kasepuhan tepatnya di Alun Alun Sangkala Buana.

Luar biasa animo peserta Napak Sejati tahun 2024 ini, dimana peserta tidak hanya datang dari Kota dan Kabupaten Cirebon saja, namun tidak sedikit peserta yang datang dari luar daerah seperti dari Tasikmalaya, Garut dan kota kota lainnya, ungkapnya.

Baca Juga :
Clean Up Curug Kedung Bunder Grenjeng
Kelurahan Harjamukti Kota Cirebon

Giat Clean Up Curug Kedung Bunder Harjamukti Kota Cirebon

WISATACIREBON.COM | Giat Clean Up Curug Kedung Bunder Harjamukti Kota Cirebon – industri pariwisata berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah, salah satunya di kota Cirebon Propinsi Jawa Barat yang memiliki potensi wisata alam tersembunyi berupa air terjun ( Curug) Kedung Bunder. Curug yg terletak di Sungai/Kali Suba tersebut merupakan satu satunya Curug yang ada di kota Cirebon, belum banyak dikenal orang karena akses jalan yang belum memadai untuk mencapai lokasi.

Terkait dengan keberadaan Curug Kedung Bunder diatas, Karang Taruna setempat bersama lebih dari 20 kelompok dan komunitas, diantaranya komunitas peduli lingkungan, Karang Taruna se kota Cirebon, Forum Sedulur SBH, BPBD, Instansi pemerintah, Dinas terkait, DPRD kota Cirebon dan segenap lapisan masyarakat turut berpartisipasi pada kegiatan tersebut, membersihkan sisa sampah kiriman dari hulu sungai/Kali Suba yg menyangkut di bebatuan. Kegiatan dilaksanakan hari Minggu ( 9/6/ 2024) mulai pukul 8.00 WIB sampai dengan selesai.

Lebih dari 250 personil hadir di lokasi, nampak diantaranya Ruri Tri Lesmana (Ketua DPRD kota Cirebon), Yana (BKM Kelurahan Harjamukti), Nurkafi (Ketua RW 06 P.Grenjeng), dan Farhan (ketua Karang Taruna ).

Ruri Tri Lesmana mengatakan bahwa supaya bisa terealisasi menjadi destinasi wisata, bermanfaat bagi masyarakat dan pelaku UMKM diharapkan pejabat terkait tidak hanya melakukan pertemuan seremonial saja, tetapi perlu tindakan nyata, upaya DPRD kota Cirebon akan membahas anggaran dengan Badan Anggaran (Badan Anggaran ), mengusulkan DED (Detail Engineering Design) kepada Walikota untuk ditindak lanjuti. Selain itu juga diharapkan pihak swasta dan seluruh stake holder turut berpartisipasi dan berkontribusi mengembangkan tempat tersebut.

Senada dengan pernyataan Ruri, Ketua RW 06 P.Grenjeng turut menyampaikan bahwa kegiatan Clean Up Curug Kedung Bunder diharapkan bisa dikenal minimalnya oleh warga Cirebon dan mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah setempat untuk dijadikan potensi wisata alam selain itu area tersebut bisa dibuat bumi perkemahan sebagai sarana edukasi sekolah.

selanjutnya Farhan selaku ketua Karang Taruna sekaligus penggagas kegiatan tersebut mengatakan maksud dan tujuan adanya kegiatan Clean Up Curug Kedung Bunder adalah menindak lanjuti video yang sudah viral, Curug yang indah dipandang mata menyimpan sebagian sampah kiriman dari hulu sungai, diharapkan dengan Clean Up , Curug Kedung Bunder dapat kembali indah dipandang mata.

” Harapan saya tempat ini dalam waktu dekat bisa dibangun tempat wisata yang dapat memberikan banyak manfaat untuk semua pihak” ujarnya kembali.

Baca Juga :
Sangat Inspiratif : Juru Parkir Lulus
Sarjana Universitas Islam Bunga Bangsa

Outside Catering Bakery Program Perluasan Penawaran Kuliner Swiss-Belhotel Cirebon

WISATACIREBON.COM | Outside Catering Bakery Program Perluasan Penawaran Kuliner Swiss-Belhotel Cirebon – Swiss-Belhotel Cirebon, salah satu hotel bintang 4 yang terletak strategis di pusat kota Cirebon dengan keunggulan pelayanan dan fasilitas, kini memperluas kreasi kuliner nya dengan peluncuran program terbarunya yakni layanan Outside Catering Bakery. Program ini digagas oleh Swiss-Belhotel Cirebon untuk menjadi pilihan yang sempurna dan tepat di berbagai kebutuhan acara pelanggan. Produk pastri menampilkan beragam kreasi kuliner pastri berkualitas tinggi yang telah menjadi signature dari hotel berbintang ini.

wisata-cirebon

“Adanya penawaran ini tentu sebagai bagian dari upaya kami untuk memperluas kesadaran pelanggan khususnya di area Cirebon Raya akan produk pastri kami yang berkualitas tinggi. Kami ingin menyajikan pengalaman kuliner yang menarik kepada lebih banyak orang dan kami percaya bahwa dengan membawa produk pastri unggulan kami secara langsung ke acara-acara mereka adalah langkah yang tepat dalam mencapai tujuan tersebut,” ucap Hery Prasetioseno selaku General Manager Swiss-Belhotel Cirebon.

wisata-cirebon

Dengan memperluas jangkauan produk pastri-nya, Swiss-Belhotel Cirebon berharap para pelanggan dapat menikmati produk pastri unggulan mereka di berbagai acara, mulai dari pernikahan, acara korporat, hingga menjadi supplier café-café di area Cirebon Raya. Berbagai produk pastri ditawarkan mulai dari Cheese Croissant, Butter Croissant, Burger Bun, Focaccia, French Bread, hingga Rye Bread. Harganya yang ditawarkan sangat terjangkau mulai dari Rp 15.000, net/pcs.

“Kami akan memberikan fasilitas Free Delivery apabila minimal pembelian Rp 250.000 dengan jarak maksimal 3 kilometer di area Cirebon,” tambahnya

Dengan berkolaborasi langsung dengan klien untuk menciptakan pengalaman kuliner yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka, Swiss-Belhotel Cirebon yakin bahwa Outside Catering Bakery akan menjadi solusi yang sempurna bagi mereka yang mencari kualitas dalam setiap hidangan pastri dalam acara mereka.

swiss-bellhotel

Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi nomor +62 811 2461 212 atau dapat mengirim pesan ke Instagram resmi @swissbelhotelcrb.

Baca Juga :
Karang Taruna Singaraja
Tingkatkan Kreatifitas Produksi Sirup

Karang Taruna Singaraja Tingkatkan Kreatifitas Dengan Produksi Sirup

WISATACIREBON.COM| Karang Taruna Singaraja Tingkatkan Kreatifitas Produksi Sirup – Untuk meningkatkan produktifitas dan kreatifitas pemuda desa, Karang Taruna Singaraja Desa Japura Kidul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, memproduksi sirup dan menggagas urban farming, bioflok dan memproduksi media tanam untuk pertanian. Jumat (17/05/2024).

Ketua Karang Taruna Singaraja, Akhmad Syathori mengatakan, ide pengolahan sirup ini berawal dari rasa keprihatinan Karang Taruna Singaraja terhadap perekonomian warga dan maraknya minuman kemasan yang banyak dikonsumsi anak-anak.

“Karena kebetulan salah satu anggota kami, Aris, bisa membuat sirup berbahan dasar buah, akhirnya kita sepakat untuk produksi sirup,” kata dia.

Dengan ini, kata dia, diharapkan selain bisa meningkatkan produktifitas pemuda, juga kedepan, untuk supaya bisa diperjual belikan sscara luas, pihaknya akan segera mengurus perijinan dan mengurus Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan lebel halal.

“Intinya, kita bareng-bareng dalam hal marketing, kita pasarkan, kita kenalkan produk ini untuk terutama warga sekitar Japura. Dan kedepan, semoga bisa diproduksi massal dan dijual bebas kalau sudah memiliki ijin edar dan lainnya,” katanya.

Selain produksi sirup, pihaknya juga mengaku sedang menggagas urban farming, produksi media tanam dan bioflok.

“Selain produksi sirup, kami juga sedang fokus ke bidang pertanian dan perikanan. Tentunya semoga bisa dikerjasamakan dengan pemerintah atau lainnya,” kata dia.

Sementara itu, pembuat sirup, Aris Fatkhullah mengungkapkan bahwa pembuatan sirup ini berbahan dasar buah-buhan seperti mangga, stroberi, leci, vanilla dan buah lainnya.

“Untuk sementara ini, karena keterbatasan permodalan, proses pembuatan sirup ini masih manual. Semoga kedepan, bisa memproduksi menggunakan alat atau mesin khusus supaya bisa produksi lebih baik dan lebih memiliki kualitas baik,” kata dia.

Belum lama ini, kata dia, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag pernah menyatakan bahwa pemerintah butuh peran Karang Taruna desa se-Kabupaten Cirebon.

“Kata Bupati kan peran Karang Taruna sangat penting di masyarakat. Dengan ini, maka kami paling tidak sudah berusaha memiliki kegiatan yang produktif,” kata dia.

Dirinya juga menyepakati pernyataan Bupati yang mengatakan bahwa pengurus Karang Taruna kebanyakan anak muda yang mempunyai pemikiran yang baik untuk membangun desa dan bahkan untuk pembangunan dalam segala hal di Kabupaten Cirebon.

“Pertanyaan kami, selain pernyataan dan hanya mendukung peran Karang Taruna, realisasinya, Bupati bisa bantu apa. Punya program apa, dan realisasinya bagaimana untuk Karang Taruna,” kata dia.

Baca Juga :
Peringati Hari Kartini Swiss-Belhotel
Cirebon Gelar Lomba

Peringati Hari Kartini Swiss-Belhotel Cirebon Gelar Lomba

WISATACIREBON.COM | Peringati Hari Kartini Swiss-Belhotel Cirebon Gelar Lomba – Hari Kartini tentu menjadi salah satu momentum bersejarah di Indonesia. Untuk turut merayakan serta menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap sosok Kartini dan perjuangannya, Swiss-Belhotel Cirebon dengan bangga mempersembahkan kegiatan lomba bertajuk Semarak Hari Kartini pada tanggal 27 April 2024 mendatang. Lomba yang akan dilaksanakan begitu beragam mulai dari Fashion Show Batik Nusantara hingga lomba mata pelajaran yang diperuntukan bagi anak-anak TK & SD. Kegiatan ini bertempatan di area poolside Swiss-Belhotel Cirebon.

“Seperti halnya pada event-event sebelumnya, kami cukup antusias dalam perayaan hari nasional seperti hari Kartini ini. Sesuai dengan tagline yang kami ambil yakni Merajut Pesona Anak Bangsa, hal ini dimaksudkan supaya anak-anak mendapatkan motivasi untuk terus berkarya & berprestasi,” Ucap Santi Dian Anggarwati selaku Sales & Marketing Swiss-Belhotel Cirebon.

“Lomba fashion show dikenakan biaya registrasi sebesar Rp 75.000, sedangkan lomba mata pelajaran yang terdiri dari berhitung, matematika, dan bahasa inggris dikenakan biaya registrasi Rp 40.000. Adanya lomba memperingati hari Kartini ini diharapkan para peserta selain dapat menggali potensinya, mereka pun dapat mengetahui sejarah Indonesia.” tambahnya.

Selain kegiatan lomba, Swiss-Belhotel Cirebon juga akan membuka booth Food & Beverage yang mana dapat menjadi pilihan para peserta ataupun pengunjung kegiatan lomba untuk ekplorasi kuliner. Swiss-Belhotel Cirebon berkomitment menjadikan peringatan Hari Kartini ini sebagai momentum untuk terus menggelorakan semangat Kartini. Melalui lomba-lomba ini, diharapkan juga dapat menumbuhkan generasi penerus bangsa yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing yang siap mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang.

swiss-bellhotel

 

Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi nomor +62 811 2461 212 atau dapat mengirim pesan ke Instagram resmi @swissbelhotelcrb.

Swiss-Belhotel Cirebon Menyambut Ramadhan Dengan Mengadakan Lomba Keagamaan

CIREBONNEWS.ID | Sambut Ramadhan, Swiss-Belhotel Cirebon Adakan Lomba Keagamaan – Bulan suci Ramadhan telah tiba, bulan yang dirindukan umat muslim di dunia. Swiss-Belhotel Cirebon, sebagai salah satu hotel bintang 4 yang lokasinya berada di pusat Kota Cirebon, turut ingin menyambut bulan Ramadhan dengan berbagai kegiatan keagamaan, salah satunya adalah rangkaian kegiatan lomba dengan tajuk “Menggapai Lentera Ramadan”

Menggapai Lentera Ramadan merupakan sebuah program yang dirancang untuk menyemarakkan bulan Ramadan dengan berbagai kegiatan positif. Lomba keagamaan yang diselenggarakan meliputi Adzan, Dai, Kaligrafi, dan juga Hadroh. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak kategori SD, SMP, hingga umum.

“Seperti pada momen-momen sebelumnya, kami berkomitmen untuk menggandeng masyarakat di area Cirebon Raya khususnya melalui kegiatan-kegiatan yang mengasah bakat & kemampuan seperti halnya kegiatan ini. Kami harap antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam meramaikan kegiatan lomba keagamaan di Swiss-Belhotel Cirebon,” ujar Santi Dian Anggarwati selaku Sales & Marketing Manager.

“Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 18-22 Maret 2024 dengan masing-masing lomba yang berbeda setiap harinya seperti lomba adzan, dai, kaligrafi, dan juga hadroh. Harge pendaftaran Rp 35.000,- dan Rp 150.000,- untuk Hadroh,” tambahnya.

Kegiatan lomba akan dilaksanakan di pool side area Swiss-Belhotel Cirebon tepatnya di lantai 3. Program Menggapai Lentera Ramadan merupakan wujud komitmen Swiss-Belhotel Cirebon dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari BRI Insurance kota Cirebon dengan tujuan yang sama yakni untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan. Diharapkan program ini dapat membawa keberkahan bagi semua serta mempererat tali silaturahmi antar umat Islam di bulan Ramadan.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi nomor +62 811 2461 212 atau dapat mengunjungi laman website www.swiss-belhotel.com serta mengikuti Instagram resmi @swissbelhotelcrb.

swiss-bellhotel

KAI Ingatkan Aturan Penggunaan Stop Kontak Kereta Demi Kenyamanan Bersama

WISATA CIREBON – Menanggapi isu yang beredar di media sosial seputar penggunaan stop kontak di kereta api yang tidak sesuai peruntukannya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengingatkan kembali aturan dalam penggunaan fasilitas tersebut.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul mengatakan, fasilitas stop kontak atau colokan listrik yang tersedia di setiap kursi kereta api, hanya dapat digunakan untuk mengisi daya gawai/gadget seperti handphone, tablet, atau laptop.

Beberapa hari ke belakang ramai di media sosial pembicaraan seputar penggunaan stop kontak di kereta api untuk keperluan yang tidak semestinya seperti menanak nasi, dan kipas angin portable yang digantung di atas kursi penumpang. Sebelumnya, sempat ramai juga penumpang yang menggunakan catokan rambut dengan memanfaatkan stop kontak di kereta api.

“Selain gadget, penumpang tidak diperbolehkan menggunakan stop kontak di kereta api untuk keperluan-keperluan lainnya seperti alat elektronik rumah tangga. Hal ini dikarenakan dapat mengganggu penumpang lainnya atau berpotensi membahayakan keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api,” kata Rokhmad.

Di samping itu, penggunaan alat elektronik dengan daya listrik besar secara berlebihan dan bersamaan, dikhawatirkan dapat mengganggu fungsi kelistrikan kereta api secara keseluruhan.

Apabila penumpang mengalami kendala saat dalam perjalan, seperti AC kurang berfungsi optimal, penumpang dapat segera menghubungi petugas Kondektur yang berdinas agar segera ditindaklanjuti. Nomor handphone petugas Kondektur tertera di masing-masing dinding kereta.

Penumpang juga dapat menyampaikan keluhan-keluhannya dengan menginfokan kode booking melalui pesan langsung (Direct Message) kepada Contact Center KAI di media sosial KAI, email cs@kai.id, WhatsApp 08111-2111-121, atau telepon di 121.

“KAI mengimbau kepada pelanggan untuk saling menghormati dan menghargai di antara sesama pelanggan agar perjalanan kereta api tetap aman dan nyaman. Kami juga berpesan kepada pelanggan untuk selalu mematuhi aturan, menjaga ketertiban, menjaga fasilitas kereta api dan stasiun karena layanan kereta api merupakan fasilitas umum,” tutup Rokhmad.